Senin, 28 Maret 2016

Chapter 4 Life Story

Makhluk Aneh
Disebuah pertigaan mereka pun bertemu
(Suara angin) (wunggg...wunggg...wunggg)
Rico: "Dicky ?! Sebelum kita berangkat. Aku ingin bertanya kepada mu terlebih dahulu ?!"
Dicky: "Bertanya ?! Memangnya kamu ingin bertanya tentang apa ?"
Rico: "(Flashback)"
Diperjalanan Rico dan Sebastian pun berbincang2
Sebastian: "(Berjalan) (tappp....tappp) Co ? Apa yg akan kau lakukan jika Dicky berbohong kepada kita ?"
Rico: "Berbohong ? Apa yg kau katakan Bas ? Kita harus percaya saja padanya !"
Sebastian: "Tapi Co, jika dia----"
Rico: "(Memotong pembicaraan Sebastian) sudahlah ! Kita harus percaya saja padanya !"
Sebastian: "Baiklah Co, jika itu mau kamu !"
Rico: "Iya (kembali seperti semula) aku ingin bertanya sesuatu padamu. Apakah kamu tidak berbohong kepada kami semua ?!"
Keadaan pun tenang
Dicky: "Apa yg kau katakan ?! Jika kau tak percaya denganku lebih baik batalkan saja pembuktian ini !"
Sebastian: "Apa katamu ?! (Maju ingin menghajar Dicky)"
Rico: "(Mencegah dengan tangannya) sudahlah Bas. Baiklah ayo kita laksanakan pembuktian ini !"
Intan: "(Mata berlinang dan berkata dalam hati) apa yg terjadi dengan semua ini ?"
Sebastian: "Intan ?"
Intan: "I..iya Bas (bersedih)"
Sebastian: "Ayo kita berangkat"
Intan: "Ehm (sedih)"
Mereka semua pun berangkat menuju sekolahan mereka
Dicky: "(Tappp...tappp...tappp) (berkata dalam hati) akan kubuktian kepada mereka kalau aku ini tidak berbohong ! Pasti akan kubuktikan ! Pasti !"
Akhirnya mereka pun sampai ditempat itu
Rico: "Nah.. akhirnya kita sampai"
Dicky: "(Tatapan tajam) Pasti akan kubuktikan ! Pasti !"
Lalu seorang satpam sekolah itu pun mendekati mereka dan bertanya
Sandy: "Ada apa nak, kalian semua datang kesekolah ini malam2 begini ?"
Rico: "Uh, kami datang kemari hanya sekedar ingin melihat2 sekolah ini saja ketika sedang malam hari"
Dicky: "(Berkata dalam hati) apa2an dia itu ! (Tatapan tajam)"
Sandy: "Jika kalian tidak ada keperluannya lebih baik kalian pulang saja !"
Sebastian: "(Berkata dalam hati) gawat ! Cepat cari alasannya Co !"
Tiba2 saja Intan menyeletuk pembicaraan merek
Intan: "Uh anu, kami sedang ada tugas sekolah"
Sandy: "Tugas sekolah ?"
Intan: "I..iya tugas sekolah, kami disuruh menyelidiki sekolah kami ketika malam hari lalu mencatatnya dan dikumpulkan besok"
Sandy: "Memangnya nama guru itu siapa yg menyuruh kalian mengerjakan tugas aneh seperti itu ?"
Intan: "Hmmm.. eto"
Rico: "Guru bilang kami tidak diperbolehkan menyebut namanya ke orang lain.. (berbisik) soalnya ini tugas rahasia !"
Sandy: "(Kaget) baiklah kalian boleh masuk"
Rico: "Terima kasih Pak (tersenyum)"
Sandy: "Iya"
Rico: "Teman2 ayo kita masuk"
Sebastian, Dicky, Intan: "Iyaaa !"
Mereka pun masuk kedalam sekolah yg menyeramkan itu
Rico: "(Menyalakan senter) (takk)"
Sebastian: "Gelap sekali tempat ini"
Intan: "I..iya sangat gelap (ketakutan)"
Dicky: "Cihhh..!"
Mereka pun naik ke lantai dua
(Tap..tap..tap)
Intan pun merasakan hawa jahat yg ada didekatnya
Intan: "Hah ?! Siapa itu ?!"
Rico: "Uh.. Intan, ada apa ?"
Intan: "Ta..tadi aku merasakan ada seseorang yg sedang mengikuti kita (ketakutan)"
Rico: "Apakah kamu yakin ?"
Intan: "Iya. A..aku sangat yakin sekali jika tadi ada yg mengikuti kita (ketakutan)"
Sebastian: "Sudahlah, mungkin hanya perasaanmu saja Tan. Ayo kita lanjut jalan lagi"
Rico: "Iya"
Intan: "I..iya"
Dicky: "(Berkata dalam hati) apakah sekarang dia sudah mulai muncul ?!"
?: "(Tertawa pelan) hihihi... dasar orang2 bodoh hihihi..."
Mereka pun berjalan menyusuri kelas2 namun tidak menemukan apa2, tiba2 saja Dicky pergi ke toilet sendirian
Rico: "Hey..! Dimana Dicky ?!"
Sebastian: "Tadi dia bilang padaku dia ingin buang air kecil"
Rico: "Apa ?! Cepat cari dia !"
Sebastian: "Ca..cari dia ! Apa kamu bilang !"
Rico: "Cepat cari !"
Intan: "Ta..tapi Co"
Tiba2 saja Dicky berteriak
Dicky: "Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh !"
Rico: "Sial ! Ada apa dengannya !"
Mereka bertiga pun pergi mencari Dicky, latar pindah ke tempat Dicky
Dicky: "(Panik) si...siapa kau ?!"
Skull: "Perkenalkan aku adalah Skull"
Dicky: S...Skull ?!"
Skull: "Iya, aku datang kesini untuk membawamu !"
Dicky: "Membawaku ?!"
Skull: "Iya membawamu, apa kamu tidak ingat dengan kata2 ku waktu itu ?"
Dicky: "Iya aku mengingat semuanya ! Memangnya apa yang ingin kamu lakukan ?!"
Skull: "Yang harus kamu lakukan adalah... (bisik2)"
Dicky: "(Kaget) Iya !"
Tiba2 saja Rico, Sebastian, dan Intan datang
Dicky: "(Pura2 panik) i...itu !"
Rico: "Ada apa ?! Itu apa ?! Cepat katakan.. heyy !!"
Tiba2 saja Skull memberi mereka bertiga kekuatan tambahan seperti Dicky yg dapat melihat hantu apapun
Rico: "(Kaget) bukk.."
Sebastian: "(Kaget) i..itu (menunjuk Skull)"
Intan: "(Kaget dan berteriak) ahhhhhh....!"
Rico: "Ti... tidak mungkin...!"
Skull: "(Senyum jahat)"
Mereka semua pun bisa melihat dan merasakan hawa jahat dari makhluk aneh itu..!
Apa yg terjadi pada chapter selanjutnya ?
Ikuti terus kisah Life Story Minggu depan...
Bersambung...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar