Rumor Yang Terdengar
Keesokan harinya, suara burung (cittt...cittt...cittt...)
Rico: "Bas, ayo kita berangkat sekolah !"
Sebastian: "Iya Co, ayo !"
Rico dan Sebastian pun berangkat sekolah, sesampainya disekolah
Rico: "(Menaruh tas) (brukk)"
Sebastian: "(Menaruh tas) (brukk)"
Intan: "Pagi Co, Bas..!"
Rico: "Pagi juga Tan (menuju meja Intan)"
Sebastian: "(Duduk) kau ingin kemana Co ?!"
Rico: "Aku ingin mengobrol dengan Intan !"
Sebastian: "Oh, yasudah (menunggu bel masuk)"
Rico pun menghampiri Intan yg sedang duduk, lalu mengobrol dengannya
Rico: "(Duduk disampingnya) Tan, ngomong2 anak yg pernah melihat hantu disekolah ini namanya siapa ?"
Intan: "Hmmm, kalo gk salah namanya Dicky.. katanya dia pernah melihat hantu misterius dilorong2 kelas"
Rico: "Oh, jika begitu nanti kita temui dia"
Intan: "Iya Co (bel masuk) (kringgg...kringgg) Co sana kamu kembali ketempatmu !"
Rico: "Iya Tan (berdiri dan menuju ketempatnya)"
Sebastian: "Co, tadi kamu dengan Intan membicarakan soal apa ?"
Rico: "Uh... (duduk) nanti saja ketika istirahat aku akan beritau kamu !"
Sebastian: "Hmmmm, yasudah !"
Rico: "Iya"
Bel masuk pun berbunyi (kringgg...kringgg) guru pun masuk kelas
Bu Sinta: "Anak2 hari ini pelajaran kita mulai, semuanya. Buka buku ips kalian halaman 45"
Murid: "Baik bu !"
Mereka semua pun membuka buku, lalu waktu pun berlalu. Bel istirahat pun berbunyi (kringgg...kringgg)
Bu Sinta: "Semuanya, Ibu anggap pelajaran kali ini sudah selesai. Sekarang kalian beristirahatlah (keluar)"
Murid: "Iya bu (senang)"
Rico: "Bas, ayo kamu ikut aku dengan Intan ke kelas Ak 1 !"
Sebastian: "Lho ?! Memangnya kita mau ngapain pergi kesana Co ?!"
Rico: "Aku ingin bertemu dengan Dicky"
Sebastian: "Dicky ? Siapa dia ?"
Rico: "Dia adalah orang yg pernah melihat hantu dilorong2 kelas"
Sebastian: "Melihat hantu dilorong2 kelas ?! Aku tidak mengerti dengan perkataanmu itu !"
Rico: "Nanti saja aku jelaskan ! Sekarang ayo kita pergi kesana bersama Intan !"
Sebastian: "Iya !"
Rico: "Tan, ayo kita kesana !"
Intan: "Iya Co"
Mereka bertiga pun pergi ke kelas Ak 1, lalu mereka pun bertanya kepada salah satu teman Dicky
Intan: "Maaf. Kamu kenal Dicky tidak ?"
Dicky: "(Deg2an) perasaan apa ini ?! Cantik sekali dia (bengong)"
Intan: "Hmmm maaf apakah kamu kenal dengan sih Dicky ?"
Dicky: "(Kaget) uh..! Iya ?"
Intan: "Apakah kamu kenal dengan anak yg namanya Dicky ?
Dicky: "Iya, dengan aku sendiri (tersenyum)"
Intan: "Oh jadi kamu yg namanya Dicky ! Perkenalkan namaku Intan, ini Rico, dan Sebastian"
Rico: "Salam kenal"
Sebastian: "Salam kenal"
Dicky: "Salam kenal juga !"
Intan: "Oiya, kami pernah mendengar berita tentangmu"
Dicky: "Berita tentangku ?! Berita apa itu ?!"
Intan: "Entah ini berita benar atau bohong, apakah kamu pernah melihat hantu dilorong2 kelas ! Apakah itu benar ?!"
Dicky: "Iya, itu benar sekali !"
Rico: "Jika begitu, bisakah kamu ceritakan kepada kami ?!"
Dicky: "Ceritakan ?!"
Intan: "Iya, ceritakanlah kepada kami tentang pengalamanmu itu ?!"
Dicky: "Baiklah, akan kuceritakan. Pada waktu itu aku... (flashback) (aku sedang berjalan2 dilorong kelas ini pada pukul 21.00 kemarin, ketika aku sedang ldks)"
Dicky: "(Tap..tap..tap..) Uh.. sepi sekali lorong kelas ini ! (Aku pun terus berjalan melalui lorong kelas, untuk menuju kelasku mengambil sebuah pulpen ku yg ketinggalan waktu itu)"
Dicky: "(Membuka pintu) (citttt...!) Uh.. gelap sekali tempat ini (menyalakan lampu) (tekk) (lampu pun menyala) kira2 aku tinggalkan pulpen ku dimana ya ? Coba aku cari dilaci ku ! (Berjalan menuju meja dan mememeriksa laci mejanya) uhh... ini dia pulpen ku ! (Pergi keluar) (menutup pintu) (citttt..)"
Dicky pun pergi keluar, lalu dia pun bertemu sesuatu yg mencurigakan, yg sedang berdiri sambil menatap dirinya
Dicky: "(Tap...tap...tap..!)"
?: "(Berdiri ditembok)"
Tiba2 saja Dicky pun merasakan sesuatu hawa yg sangat aneh
Dicky: "(Ketakutan) (berkata dalam hati) ke...kenapa tiba2 diriku merinding seperti ini ?!"
?: "Hey...!! Kau... yg disana !"
Dicky: "(Menengok ke samping) si... siapa kau ?! (Ketakutan)"
?: "Aku adalah Skull !"
Dicky: "S... Skull ?! Untuk apa kamu berada disini ?! (Ketakutan)"
Skull: "Aku berada disini karena, aku ingin memberitahumu sesuatu !"
Dicky: "Mem... memberitahu soal apa ? (Ketakutan)"
Skull: "Aku ingin memberitahumu. Bahwa kamu mempunyai mata yg istimewa ?!"
Dicky: "Ma.. mata istimewa ?! Apa maksudmu ?! (Ketakutan)"
Skull: "Iya, kamu mempunyai mata yg istimewa bila kau gunakan mata itu diduniaku. Mungkin jika kau gunakan diduniamu saja maka mata itu hanya bisa berguna untuk melihat hantu2 saja !"
Dicky: "(Berteriak) apa yg sedang kau bicarakan ?! Aku tidak mengerti !"
Skull: "Mungkin sekarang kau tidak mengerti !"
Dicky: "(Berteriak) Aku tidak peduli ! Kau makhluk aneh ! (Berlari meninggalkan Skull)"
Skull: "(Senyum jahat) cihhh !"
(Kembali seperti semula)
Dicky: "(Wajah murung)"
Rico: "Kenapa kau murung seperti itu ?!"
Dicky: "Uh.. aku tak apa2 kok !"
Intan: "Apakah kamu percaya dengan semua perkataan itu ?!"
Dicky: "Aku tidak percaya dengan perkataannya itu ! Aku hanya bingung dengan itu semua ! Jika aku bertemu dengan dia kembali, aku ingin menanyakan beberapa hal kepada dia kembali !"
Sebastian: "Jika kamu ingin bertemu dengan dia kembali. Apakah kamu akan menyanyakan suatu yang penting kepadanya ?"
Dicky: "Iya, akan kutanyakan beberapa hal kedia !"
Sebastian: "Baiklah, apakah kalian mau tidak melakukan ekspedisi pertama nanti malam ?!"
Dicky: "Ekspedisi ?! Sebenarnya kalian ini siapa ?!"
Rico: "Kami bertiga adalah sebuah tim"
Dicky: "Tim ?! Apa maksudmu ?!"
Rico: "Iya, kami bertiga memberi nama tim kami Risetan. Lalu tim kami ini mempunyai sebuah tujuan, yaitu ! Mengusir kejahatan baik nyata maupun ghaib !"
Dicky: "(Tertawa) hahaha.. apa kalian semua ini sudah gila ?!"
Sebastian: "Gila ?! Jika kau ingin dihantui oleh perasaanmu itu, tentang perkatannya itu jangan salahkan kami. Tapi kami ingin mengajakmu untuk melakukan ekspedisi pembuktian terhadap hantu itu jika dia benar !"
Dicky: "(Bingung)"
Rico: "Pikirkan itu baik2. Semuanya ayo kita kembali !"
Sebastian: "Iya !"
Intan: "Iya !"
Dicky pun bingung dengan keadaannya saat ini. Mereka bertiga pun pergi, lalu Dicky pun memanggil mereka kembali
Dicky: "Hey kalian semua ! Ayo kita lakukan ekspedisinya !"
Intan: "(Senang)"
Rico: "Apakah kamu sudah yakin ?"
Dicky: "Iya !"
Sebastian: "Baiklah, ekspedisi akan kita mulai nanti malam !"
Apa yg terjadi pada chapter selanjutnya ?
Apakah mereka berempat benar2 akan melakukan ekspedisi pembuktian pada malam nanti ?
Ikuti terus kisah LIFE STORY Minggu depan...
Bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar